(0382) 23726, +62 812-3784-9185
TRUK F Maumere Sepakati Visi “TRUK F Pembebas Perempuan dan Anak” dalam Penyusunan Renstra 2026–2030

TRUK F Maumere Sepakati Visi “TRUK F Pembebas Perempuan dan Anak” dalam Penyusunan Renstra 2026–2030

  • Kategori: Berita
  • Tanggal 29-01-2026

TRUK F Maumere menyepakati visi pelayanan lima tahun ke depan, yakni “TRUK F Pembebas Perempuan dan Anak”, dalam kegiatan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Pelayanan 2026–2030 yang dilaksanakan pada 29 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Eustochia TRUK F Maumere ini menjadi momentum penting dalam menegaskan arah pelayanan TRUK F yang berakar pada iman, analisis sosial, dan keberpihakan pada kelompok paling rentan.

Pertemuan ini masih setia diikuti oleh sejumlah peserta dari sejak hari-hari sebelumnya. Namun, kali ini menghadirkan sejumlah narasumber berbeda, yakni Pater Lukas Jua, SVD sebagai narasumber pertama dan Pater Hubert Thomas, SVD sebagai narasumber kedua. Selain itu, turut pula hadir Pater Ignasius Ledot, SVD. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari refleksi biblis yang telah dilaksanakan sebelumnya dan kini diperdalam untuk diterjemahkan dalam kerangka perencanaan strategis lembaga.

Dalam refeksi biblis yang bawakannya, Pater Lukas Jua, SVD mengajak peserta untuk melihat panggilan pelayanan sebagai wujud melaksanakan kehendak Allah dalam konteks sosial misi, dengan mengintegrasikan analisis sosial dan Kitab Suci. Ia menegaskan pentingnya keyakinan iman dengan meneladani keberanian Nabi Yeremia, serta menimba kekuatan dari Yesus, Nabi dari Nazaret. Ia menambahkan bahwa iman yang hidup, sebagaimana ditegaskan dalam 1 Yohanes 5:5, menjadi dasar bagi perjuangan melawan ketidakadilan dan penindasan yang dialami perempuan dan anak.

Sementara itu, Pater Hubert Thomas, SVD memaparkan kerangka dasar Renstra TRUK F Maumere 2026–2030, dengan menyoroti potret buram sosial yang akan menjadi medan pelayanan TRUK F lima tahun ke depan. Potret tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya kepedulian negara, melemahnya peran agama, lemahnya kapasitas TRUK F dan jejaring NGO dalam mempromosikan hidup yang bermartabat, serta kerapuhan warga, khususnya perempuan dan anak.

Berangkat dari refleksi iman tentang Allah yang peduli pada penderitaan umat-Nya, peserta diajak untuk menyadari bahwa kepedulian Allah harus diwujudkan dalam kepedulian konkret terhadap sesama, terutama mereka yang paling rentan, sekaligus mendorong tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup. Nilai-nilai dasar seperti belas kasih, keadilan, kesetaraan, persaudaraan, saling menghormati, kerja sama, keberanian, tanggung jawab, dan cinta terhadap alam ditegaskan sebagai pedoman utama dalam penyusunan Renstra.

Proses penyusunan Renstra kemudian dilanjutkan dengan pembentukan kelompok kerja untuk merumuskan program-program strategis TRUK F. Diskusi kelompok dilakukan dengan pendekatan yang memperhatikan proses, efektivitas, dampak, dan efisiensi, serta mengikuti panduan matrix program yang mencakup masalah pokok, sebab kunci, isu strategis, pesan teologis, visi, misi, program, tujuan, sasaran, dan kegiatan.

Dari seluruh rangkaian refleksi, diskusi, dan perumusan bersama tersebut, peserta akhirnya menyepakati visi “TRUK F Pembebas Perempuan dan Anak” sebagai arah utama pelayanan TRUK F Maumere periode 2026–2030. Visi ini dijabarkan dalam empat misi strategis, yakni Pemberdayaan TRUK F melalui penguatan staf dan organisasi, pemberdayaan warga komunitas dampingan, Penguatan jejaring dengan Gereja lokal, agama-agama lain, dan organisasi mitra, serta yang terakhir advokasi kebijakan publik demi perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak.

Seluruh visi dan misi tersebut bertumpu pada Kerajaan Allah yang membebaskan, sebagai sumber inspirasi dan arah dasar pelayanan TRUK F Maumere dalam memperjuangkan kehidupan yang bermartabat, adil, dan berkeadilan bagi perempuan dan anak.

Bagikan

Komentar