(0382) 23726, +62 812-3784-9185
Berakar Pada Spirit Misi SVD–SSpS, TRUK F Maumere Menyusun Rencana Strategis Pelayanan 2026–2030

Berakar Pada Spirit Misi SVD–SSpS, TRUK F Maumere Menyusun Rencana Strategis Pelayanan 2026–2030

  • Kategori: Berita
  • Tanggal 27-01-2026

Berakar Pada Spirit Misi SVD–SSpS, TRUK F Maumere Menyusun Rencana Strategis Pelayanan 2026–2030

 

Tim Relawan untuk Keadilan dan Kemanusiaan Flores (TRUK F) Maumere menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Pelayanan 2026-2030. Kegiatan ini yang berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026 bertempat di Aula Eustochia TRUK F Maumere ini menjadi momen refleksi sekaligus perumusan arah pelayanan TRUK F untuk lima tahun ke depan.

Berangkat dari spiritualitas Missio Dei yang dihidupi oleh Serikat Sabda Allah (SVD) dan Suster-Suster Abdi Roh Kudus (SSpS), kegiatan penyusunan Renstra kali ini menghadirkan sejumlah wajah yang tidak asing dalam misi-misi kemanusiaan. Hadir Pater Hubert Thomas H., SVD sebagai Relawan TRUK F, Pater Marselinus Vande Raring, SVD sebagai anggota JPIC SVD, dan Suster Fransiska Imakulata SSpS sebagai pemimpin TRUK F. Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh sejumlah staf TRUK F Maumere-Ende, dan beberapa penyintas, yang suaranya dirindukan karena menyimpan berjuta pengalaman.

Dalam suasana reflektif namun dinamis, peserta diajak menelusuri kembali realitas sosial yang dihadapi masyarakat Flores, seperti persoalan perdagangan orang, migrasi tidak aman, kekerasan berbasis gender, ketidakadilan struktural, serta tantangan ekonomi dalam keluarga. Refleksi tersebut kemudian diperdalam melalui diskusi kelompok dan pleno untuk merumuskan prioritas pelayanan TRUK F selama lima tahun ke depan.

Pater Hubert Thomas, SVD dalam refleksinya menegaskan bahwa perencanaan strategis bukan sekadar soal program dan target, melainkan tentang kesetiaan pada panggilan misi. “Pelayanan yang berakar pada Sabda harus berani menyentuh realitas konkret manusia, terutama mereka yang terluka oleh ketidakadilan.” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dengan mengikuti pedoman misi SVD “Hidupnya adalah hidup kita, Misinya adalah misi kita”.

Sementara itu, Suster Fransiska Imakulata, SSpS menekankan pentingnya Renstra. Ia bahkan mengibaratkan Renstra bak sebuah kompas, yang menuntun arah pelayanan TRUK F ke depan. Oleh karena itu, menurutnya, Renstra 2026-2030 harus lahir dari pengalaman nyata pendampingan, suara staf lapangan, dan terutama suara penyintas. “Kita tidak hanya merancang program, tetapi meneguhkan komitmen untuk terus berjalan bersama mereka yang berjuang memulihkan martabar hidupnya” ujarnya.

Proses penyusunan Renstra dilakukan secara partisipatif melalui refleksi bersama, diskusi kelompok, dan perumusan isu-isu prioritas pelayanan, seperti pencegahan dan penanganan perdagangan orang, pendampingan korban kekerasan, migrasi aman, serta penguatan komunitas berbasis keadilan dan kemanusiaan. Pendekatan refleksi–aksi menjadi ciri utama, sejalan dengan spiritualitas SVD–SSpS yang membaca tanda-tanda zaman dalam terang iman.

Melalui penyusunan Rencana Strategis Pelayanan 2026–2030 ini, TRUK F Maumere meneguhkan diri sebagai pelaku misi yang terus bergerak, setia pada panggilan Gereja dan spiritualitas SVD–SSpS, serta berkomitmen menjadi mitra harapan bagi mereka yang suaranya kerap terpinggirkan. Dari refleksi iman menuju aksi nyata, TRUK F melangkah bersama demi kemanusiaan yang lebih adil dan bermartabat***

Bagikan

Komentar